Aku, menunggu secarik kertas takdir yang aku tak tahu pasti
Memberi senyuman semu yang mengubur keikhlasan
Tumbuh bergetar melilit nadi yang semakin memucat
Aku, menggemeretakkan suara-suara
Yang harap dunia bisa melihat lalu memuji
Hingga aku keluar bukan denganku
Melainkan dengan entah aku tak tahu
Munafikkah aku

0 comments :
Post a Comment